RSS

Al Hikam Bagian16

10 Apr

151.Ada cahaya-cahaya Allah yang diizinkan sampai kepada hati (bagian luarnya saja), dan adapula cahaya-cahaya Allah yang diizinkan masuk kedalam relung-relung hati.

152.Hak-hak di dalam waktu itu dapat di qodho sedang hak-hak waktu tidak dapat diqodho. Karena tidak ada satu waktupun yang datang kecuai ada hak baru untuk Allah yang wajib bagimu dalam waktu itu dan perintah yang ditekankan. Maka bagaimana di dalam waktu itu kamu dapat mendatangi hal lainnya sedang kamu belum mendatangi hak Allah di dalam waktu itu.

153.Apa yang telah lewat (terlewatkan) dari umurmu itu tidak ada gantinya sama sekali baginya. Dan apa yang telah berhasil bagimu (sudah kamu lakukan) dari umur itu tiada terilai harganya.

154.Tidaklah sama mencintai sesuatu menlainkan kamu akan menjadi budaknya, padahal Allah tidak senang jikalau kamu menjadi budak selain daripada-Nya.

155.Tidaklah memberi manfaat kepada Allah ketaatanmu dan tidak (pula) memberi kemudharatan  (mendatangkan bahaya) kepada-Nya maksiat yang kamu kerjakan. Sesungguhnya Allah memerintahkan ketaatan ini kepadamu dan mencegah dari kemaksiatan ini kepadamu karena sesuatu yang bakal kembali (pulang) kepadamu (kamu sendiri yang akan merasakannya)

156.Tidak akan menambah kemuliaan-Nya (kebaktian/ketaatan)  orang yang berbakti kepada-Nya dan tidak pula akan mengurangi kemuliaan-Nya (kekuasaan-Nya) kemaskiatan (pemalingan) orang-orang yang memalingkan diri daripada-Nya

157.Sampai kepada Allah (meilihat Allah dengan mata hati) itu berarti sampai kepada keyakinan kepada-nya. Bila tidak demikian, maka Maha Luhur dan Maha Suci Tuhan kami kalau berhubungan Dia dengan sesuatu.

158.Hakikat-hakikat ilmu yang datang dalam keadaan jelas itu masih global (yaitu berupa ilmu). Dan setelah ada keterangan (angan-angan dan fikir) barulah ada keterangan di dalam Alquran  Allah berfirman (yang artinya): “ Apabila kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu. Kemudian sesungguhnya atas tanggungan kamilah penjelasannya”.

159.Sewaktu datang warid Ilahi (karunia Allah) kepadamu, maka dia akan melenyapkan kebiasaan-kebiasaan yang ada padamu. Diumpamakan seperti dalam firman Allah yang artinya : “Sesungguhnya raja-raja apabila memesuki suatu negri, niscaya mereka membinasakannya”.

160.Warid (karunia iman) itu datang dari Allah Yang Maha Perkasa. Oleh karena itu tidak ada sesuatupun yang dapat melawannya melainkan warid itu akan memusnahkannya. Firman Allah (yang artinya): “sebenarnya Kami melontarkan yang haq kepada yang bhatil lalu yang haq itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang bhatil itu lenyap”.

     
    Tinggalkan komentar

    Ditulis oleh pada April 10, 2011 in Religi, sufi

     

    Tag:

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

     
    %d blogger menyukai ini: